Minggu, 27 Juli 2014

Tak Dianggap.



Aku berusaha menjadi yang terbaik dari yang terbaik, melakukan apa yang menurutku baik untukmu, aku tak pedulikan apa yang mereka omongkan. Karna yang aku mau semua yang terbaik untukmu dan tak menyakitimu. Mereka berkata aku berlebihan. Memaksakan kehendak, padahal aku tak punya hak. Tapi apa salah aku membantu? Menolong seseorang yang sedang membutuhkan teman walau dia tak meminta? Aku menutup telingaku seakan tak mendengar, menutup mata seakan tak melihat semua yang kalian perbincangkan. Karna aku tetap pada pendirianku, aku yakin untuk semuanya.

Tapi apa yang aku dapat? Kamu malah menganggapku mendesakmu, menganggapku seperti bukan teman yang baik. Ibarat pepatah, air susu dibalas air tubah. Sungguh aku tak menyangka semua itu. Mungkin kamu tak merasakan, tapi aku benar-benar tersakiti. Aku yang membelamu didepan mereka, berniat baik untuk membantu tapi tak sedikitpun dibenakmu untuk berfikir dan mencari jalan keluar, kamu malah berkata "yaudalah santai aja". Apa yang di fikiranmu saat berkata seperti itu?! Terlebih saat kamu bilang, "tuhkan ya ky, gak boleh di desekkan yaa" dan "gue juga capek didesak sana-sini, lo pikir gue gak tertekan". Please, buka pikiranmu, buka hatimu!

Aku mulai sadar apa yang aku lakukan sebenarnya sia-sia. Aku jelas tak mendapatkan apa-apa, sedikitpun keuntungan tak ada. Kamu melakukannya dengan santai, tak ada sedikitpun diraut wajahmu wajah yang terbebani. Waktu berjalan semakin cepat, semakin tak karuan. Tak ada yang bisa menghentikannya, bahkan kamu dan masalahmu. Selalu aku meredam emosiku saat aku mengingat hal ini, perasaanmulah yang aku jaga, aku tak ingin semua pecah belah dan tak menjadi utuh lagi. Susah untuk meredamnya, tapi demi kebaikan.

Kini aku akan melepaskan tanganku, membiarkanmu melangkah sendiri untuk menyelesaikan masalah yang telah dirimu sendiri lakukan.
-yaa kan kamu ngelakuinnya gak bilang-bilang dan ngajak-ngajak tentu kamu selesaikan sendiri- Aku tak akan lagi mendesakmu, tak akan lagi memaksa sekarang pilihlah yang terbaik untukmu. Aku hanya bisa mensupportmu dari belakang, tapi tentu untuk hal yang negatif aku angkat tangan. Belajar dewasalah!




With supporting for you,



Tiofanie Oliva Monica 

Tidak ada komentar :

Posting Komentar