Selasa, 04 Februari 2014

Hai masalalu..

Terlihat sudah, terlihat semua omonganmu itu
Omongan yang dulu sangat aku percaya
Omongan manis yang membohongiku
Terlihat jelas dimana kemunafikkan berada

Omongan yang dulu kau bilang, "aku mencintaimu"
Omongan yang kau bisikkan ditelingaku
Tampak jelas semua bullshit,
Semua omong kosong belaka!

Mengapa kau tega membohongiku?
Membohongi perasaanku bahkan perasaanmu?
Mengapa tak kau bilang sejak awal?
Ini hanya tipu dayamu untuk menipu hatiku?

Tak ku sangka, kau yang pernah mengisi detik demi detik
Jam demi jam bahkan hari demi hari yang ku punya,
Berbohong dan menancapkan sebilah pisau hingga
menembus hatiku dan berbekas.

Apa tak pernah terlintas dihatimu ataupun pikiranmu,
betapa aku mencintaimu, setulus hatiku?
Apa kau hanya menginginkan harta?
Bukan hatiku yang mencintaimu, apa adanya dirimu?

Hai masalalu, yang telah melukaiku..
Tak pernah aku berdoa untuk datangnya karma pada dirimu
Melainkan kebahagiaan yang akan
menyelimuti hari-harimu

Hai masalalu, yang penuh kemunafikkan..
Tak pernah terlintas dalam anganku untuk sesuatu
yang buruk akan menimpamu
Hanya terlintas keajaiban yang indah akan merubah hidupmu :')


Tidak ada komentar :

Posting Komentar